Kibum at Hong Kong Fan Meeting [14P] – From 130912

Sup3rJunior’s Super Show 5 in Malaysia Project Donation

Credit: 金基范吧KibumBar

拍摄:欢欢、小凡
后期:小凡
禁止二改商用以及涂抹LOGO
转载请注明百度金基(起)范吧KibumBar

Reupload and Posted by: uksujusid (www.sup3rjunior.com)
TAKE OUT WITH FULL & PROPER CREDITS.
DO NOT HOTLINK, MODIFY OR CUT THE LOGO OF THE PICTURES.
Please credit ‘SUP3JUNIOR.WORDPRESS.COM’ as well. Thank you.

130912 Kibum 2

130912 Kibum 1

130912 Kibum 3

Lihat pos aslinya

Iklan

ff | Can u be mine? (part. 11/ End)

Author: hyesungiie

Genre: romantic, tragedy (dikit), continue

Cast: song Hyeri, choi rae ae, song hyorim, Kim Jongwoon a.k.a Yesung, Lee sungmin,Kim Kibum and other super junior’s  member serta beberapa orang lainnya yg menjadi cameo tanpa bayaran

sebelumnya….

Sungmin menggenggam tangan rae “namanya Choi rae-ae, adik dari Choi siwon” “hey cepat membungkuk” sungmin menyuruh rae

“o..oh ndee” raepun membungkuk

“eomma masih ingat siwon kan? Chinguku, yang eomma selalu bilang bocah tampan, naah dongsaeng dari bocah tampan itu sekarang milikku, kkeke” sungmin terkekeh “eomma, walaupun aku sudah menemukan yeoja yg kucinta, tapi aku tetap mencintai eomma! Tenanglah disana eomma!! Aku berjanji akan membawa keturunan-mu kesini bersama yeoja yang sama” rae memeluknya… aaah indah, ini benar-benar indah, aku benar-benar mencintaimu lee sungmin!

“ahjumma, aku akan menjaga sungminmu…istirahatlah dengan tenang” rae membungkuk disusul sungmin

“hey, aku akan melakukan hal yg pertama kali kita lakukan bersama”

“mwo? Apa itu?”

“mencicipi bibirmu”

———-

16 agustus 2012

 

“dimana saja kau?”

“perlukah kau tau?” yesung menatap keluar jendela

“apa yang ingin kau bicarakan?”

“banyak” hyeri melipat tangannya dimeja dan menatap mata yesung, yang ditatap hanya menghindar “jangan menghindar, bodoh”

“mwo, kau bilang aku apa?” yesung diam “kau ingin menatapku? Tataplah” yesung mendekatkan wajahnya ke hyeri, sampai jarak mereka hanya 5jari, sekarang giliran hyeri yg tersipu malu, ia menjauhkan dirinya agar tdk dilihat oleh yesung “kenapa menjauh?”

“sudah cukup”

“apa yg kau lihat?”

“aku mencari sesuatu dimatamu”

“mwo? Nuguya?” alis kirinya naik

“jongwoon” yesung bersandar

“ini yg ingin kau bicarakan? Kau tak yakin?”

“tidak hanya itu” hyeri mengeluarkan sweater “aku ingin mengembalikan ini, gamsahamnida”

“nde”

“ternyata kau benar-benar jongwoon” yesung tersenyum

“maafkan aku, karna membuatmu cemas 12 tahun terakhir, membuatmu selalu menunduk, dan aku tidak menepati janjiku”

“janji? Kau ingat janjimu?”

“tentu, beberapa bulan ini aku terus berusaha mengingat tentang 12 tahun lalu, dan berhasil”

“jinja?” hyeri menunduk “aku senang jongwoonku kembali”

“jongwoonku?”

“wae? Kau tak suka? Baik akan kupanggil yesung”

“hey, lupakan 12 tahun yang lalu”

“aniyo” hyeri menggeleng

“kau boleh mengingatnya sesekali”

“ok, eemm jika aku melupakan 12 tahun yg lalu itu artinya aku harus melupakan jongwoon? Jongwoon itukan kau!” hyeri terkekeh, disusul yesung

“kau juga boleh memanggilku jongwoon sesekali”

“baiklah, hey..kapan ulangtahunmu?”

“24 agustus”

“aaah, bagus…”

“wae?”

“jongwoon juga 24 agustus” hyeri tertawa kecil

“hey, aku kan jongwoon”

“oke..oke, maksudku, orangtuamu tak ingin benar-benar ‘mengubahmu’ benarkan?” yesung mengangguk

“Hya! Bolehkah aku memanggilmu jongwoon?” yesung menyipitkan mata “menganggapmu jongwoon kecilku yang dulu, boleh?”

“tentu”

“jongwoon-aah” yesung mendengar isakan hyeri

“aiish…jangan menangis”

“diamlah” ucap hyeri “Kim Jongwoon-ssi hiks..hhh.. aku begitu menyukaimu”

“mwo?” yesung mengucapkannya dengan berbisik

“aku menyukaimu sampai saat ini jongwoon-aah, mianhae aku tak pernah mengakuinya secara jujur padamu sampai akhirnya kau pindah ke seoul dan mengalami..” hyeri tak mampu menyelesaikannya

 

Yesung POV

Ini aneh, aku merasa aneh, aku merasa bingung apa yg harus kurasakan..kau mengerti maksudku? Disatu sisi aku senang karena hyeri ternyata sudah menyukaiku sejak kecil sampai saat ini, tapi aku merasa aku adalah yesung yang dirasuki oleh jongwoon, oleh karna itu aku merasa kesal karena hyeri menyukai jongwoon bukan yesung. Aneh? Bingung? Tuh salahin author yg bikin yesung galau sepanjang 11 episot *PLAK!!

“lalu yesung? Bagaimana dengannya?” cih, ini pertanyaan bodoh, hyeri mendongak “aku tak akan memaksamu. Baikllaaah, sudah cukupkah aku menjadi jongwoon?”

“hey, kau menyakitiku! Aku baru saja bertemu jongwoonku, kau malah bicara seperti itu” hyeri kembali menunduk

“Ya!” aku memukul meja dihadapannya “jongwoonmu sudah ada dihadapanmu sekarang, kau masih saja menunduk”

“kau berbeda”

“mwo? Ini lah aku! Jongwoon!!aniyo! yesung!!” hyeri terkekeh melihatku bingung “aaah terserah kau sajalah mau menganggapku apa dan siapa”

“hihi… aku belum selesai tadi,”

“baik, lanjutkan”

“jongwoon-a terima kasih kalungmu, aku merasa selalu memilikimu selama 12 tahun ini, kau benar-benar menjagaku, dan yg terakhir kau memukul orang yg menumpahkan teh ke bajuku ingat?” aku menatapnya kaget, hyeri juga menatapku senyumnya nakal aiisshhhh…

“aku ingat, aku hebatkan bisa menjagamu selama 12 tahun?” hyeri mengangguk

“sebenranya aku kurang suka dengan kalung ini, aku merasa aneh ketika kau memberikannya..dan ternyata benar, kalung ini hal terakhir yg kau berikan lalu kau menghilang selama 12 tahun lamanya..huuft”

“hey, tapi aku kembali kan?” hyeri kembali tertawa kecil

“terima kasih, karna kau sudah mendonorkan darahmu.. saat itu aku malu mengatakannya, untung ada kau..”

“nde. Cheonma” aku ingat, saat itu memang hanya aku yg mempunyai darah AB, eommanya A dan appanya AB, tapi karna appanya mempunyai kanker darah jadinya tidak bisa mendonorkan darah, dan kau tau aku senang akhirnya hyeri mengucapkan terima kasih yg aku tunggu-tunggu saat itu

“aku benar-benar menyukaimu jongwoon-aah, taukah kau aku terus menangis berhari-hari begitu tau keluargamu kecelakaan apalagi begitu tau kau meninggal” yeoja ini kembali menangis, aku tak tahan aku berdiri dan menghampirinya dan memeluknya

“cukup, cukup sampai disitu ceritanya, kau membuatku semakin merasa bersalah” aku memeluk yeoja yg kusayang ini, memeluknya erat aku benar-benar merasa kalau aku tidak bertemu dengannya 12 tahun. Crazy!

“aku tak ingin kembali merasakan itu jongwoon-aaah”

“nde, kau tidak akan merasakannya lagi” ucaapku menenangkannya, ponsel hyeri berbunyi dan aku melepas pelukannya, hyeri menjauh lalu beberapa saat kemudian dia kembali “nugu?”

“eomma”

“gajja, kita pulang”

“aku akan naik bis”

“hey.. ta…” aku belum menyelesaikan perkataanku, hyeri sudah keluar dari café, aku menyusulnya tidak memaksanya agar aku antar, tapi membuntutinya. Hyeri sudah naik bis, dan aku terus berada di samping bis, aku melihat yeoja yg kusayang ini bersandar di kaca tatapannya kosong, aku terus mengikutinya sampai ia benar-benar menutup pintu rumahnya. Hanya memastikan hyeri sampai kerumah dengan aman, itu yang ingin jongwoon rasakan mungkin ketika jongwoon ini dewasa.

 

***

 

Author POV

 

24 agustus 2012

 

“whooaaaa…kenapa jadi hujan begini? Beberapa menit yg lalu terik”

“hyeri-yaaaa” rae menghampirinya menggunakan payung “gajja” dan mereka masuk ke dalam kampus bersama

“hey, aku ingin ke aula”

“melihat pameran forografi?”

“yup!”

“aah, baiklaah”

“kau tak ikut?”

“aku sudah kesana tadi pagi” hyeri dan rae berpisah

 

Sesampainya di aula, ia berdecak kagum melihat hasil karya chingunya yang bergabung di kegiatan fotografi

“ini hebat”

“hya!”

“mwo?” hyeri menoleh “sungmin-aah, mana hasil karyamu?”

“disana, mau lihat?” hyeri mengangguk

“whooaaaa, daebbaaakk ini keren!” hyeri benar-benar berdecak kagum ketika melihat foto milik Sungmin

“foto itu menjadi keren karena yg memotret adalah orang keren..hahaha”

“cih..”hyeri menyikut perut sungmin

“hey, kau tak ingin melihat jepretan yesung?”

Degh! Jantung hyeri berdegup benar sudah beberapa hari ini sejak aku dan yesung bertemu dicafe aku tak menghubunginya bahkan ketika ia telfon aku tak angkat “Ya! Kau mau?” hyeri mengangguk “ini dia”

“waaaw…” hyeri berbisik “luar biasa”

“mwo?”

“haha.. foto ini menjadi luar biasa karena org yg memotret adalh orang yg luar biasa, begitu kan katamu?”

“ha! Kau memujinya”

tak lama, rae datang, hyeri melihat sungmin yg tersenyum girang

“jagiyaa!” teriak sungmin

“hey, aku lapar” ucap rae sambil memegang perut

“oke, gajja kita makan” rae dan sungmin pergi

“Hya! Min-Rae couple pabbo!”hyeri teriak, yg merasa dipanggil segera menengok

“mwoya?” sungmin menunjukkan rasa tak bersalah

“oooh, hyeri-yaaa… kami llupa, kami pergi dullu, kau ingin gabung?” ucap rae, hyeri menggeleng

“pergilah” hyeri tersenyum

“Ha! Jika kau tersenyum kau lebih manis dari rae”

“HYAAAAA! LEE SUNGMIIIN!!!” rae menyeret leher sungmin keluar dari aula “kami pergi hyerii!!” rae teriak, diiringi pekikan dr sungmin.. hyeri kembali melihat hasil foto milik yesung, tiba-tiba ponselnya berbunyi

“yeobseyo?—hyorim? wae?—pabbo!sekarang masih tanggal 23 agustus!—mwo?” sepertinya hyorim menanyakan tanggal, hyeri membuka selembar kalender yg ada di bukunya “aaaahhh…eotteohkkeee?sekarang tgl 24—mianhae hyorim-aah—nde, aku akan segera kesanaa—nee!” hyeri segera ngacir(?) ke rumah untuk mengambil kue yg ia buat untuk anniversary jadian hyorim dengan heechul besok

 

@on the road

“pabboo-yaaaa! Kenapa aku bisa lupa, dan kenapa penanda di kalenderku tidak berfungsi?” hyeri ngoceh di taxi dengan kue tart di sampingnya, ia mengambil ponselnya dan memeriksa kalendernya, “pantas ajaaaa, alarmnya tidak ku pasaaang…aiish” hyeri memukul kepalanya “mwo? Aaah, sekarang tgl 24 agustus! Jongwoon, aah maksudku yesung, aaah siapalah dia, ulang tahun hari ini”

 

@hyorim’s house

“ish…ckckck” hyorim berdecak

“mianhae rim-aah” hyeri terus membungkuk

“sudahlaaah” hyorim menepuk punggung hyeri “kau sudah berusaha” hyeri menatap hyorim dengan raut wajah memangnya-aku-berusaha-apa? hyorim berdiri “dasar! Kim Heechul, entah apa yg kusuka dari namja ini! Selalu terlambat…seperti semua waktuku hanya untuknya saja”

“memang begitu kan?” hyorim nyengir

“jam berapa?”

“8”

“MWOYAAA?” hyeri berdiri, lalu mengambil tasnya

“wae?”

“hari ini ulangtahun jongwoon…”

“yesung?”

“terserah kau mw panggil dya apa” hyeri ke pintu

“whooa, benar hari ini tanggal 24 agustus! Ppali hyeri-yaaa” hyeri mengangguk lalu berlari “hyaaaaa!!! Fightiiiiing!!!! Aku mendukungmuuu! Kau pasti bisaaa” <-*apasih ini? Brasa mw lomba balap karung-.-* hyeri trus berlari

 

——-

 

Yesung sedang duduk di ayunan, dan mengoyangnya dengan kakinya sesekali, ia menggunakan hoodie dan celana pendek selutunya berwarna putih kakinya dibalut sepatu besar untuk kakinya yg besar *eh bukannya kepalanya yg besar?* sesekali melihat arlojinya dan ngoceh ‘lama sekali’ lalu berdiri dan kembali duduk di ayunan lalu mulai kembali berbisik ‘baiklah, tunggu sebentar lagi’ terus seperti itu sampai waktu tepat pukul 10

“HYAAAAAA!!!!” dia teriak “nae pabooo imnidaaa*nyontek ucapan heechul di SS3D :D*! kenapa aku mau saja disuruh datang oleh yeoja itu! Padahal selama ini aku telfonpun tak diangkat”

 

Yesung POV

Aku kembali melihat arlojiku, awas kau song hyeri! akan kubuat kau tak bisa menjauh dariku lagi setelah malam ini! Aku mendengar suara kendaraan dr arah belakang dan benar, taxi itu berhenti disebrang pantai ini. Dan itu hyeri, dy menggunakan celana jeans dan coat serta sepatu boot semua senada berwana merah, dya datang mendekat lalu tersenyum cih apa itu? Kenapa begitu manis? Ah salaah, dy tersenyum sebagai permintaan maaf karna datang terlambat? Tak berguna, dia tepat didepanku skg, lalu membungkuk

“aku kira kau baru besok malam datang kesini” dia tertawa “jangan tertawa” dia menutup mulutnya

“mianhamnidaaa” membungkuk lagi, aku menepuk kursi ayunan disampingku

“aku memaafkanmu” hyeri mengangguk “ada apa menyuruhku datang kesini?” dia menunduk semenit? Dua menit? 15 menit? Aku menatapnya masih menunduk sesekali melihat deburan ombak dan 30 menit, baiklaaah 30 menit lagi dia sukses membuatku gila

“aku bosan! Aku pulang, pulanglah ini sudah malam” aku kembali pergi

“yesung-ssi!” dia menahanku

“cepat katakan sekarang, aku kedinginan hyeri-yaaa, ini sudah malam.. dan kita di pantai!” jujur aku kesal sekarang, dia malah mendekat kearah ombak dan duduk dipinggir pantai dia memeluk kakinya “mau apa sh?” aku menghampirinya “Ya!” aku menunjuk kepalanya dengan jari telunjukku, dia menengok “ada apa? ada masalah?” sekarang aku jadi ikutan duduk dipinggir pantai -.-

“aku hampir lupa hari ini ulang tahunmu” aku tertegun dan tertawa

“kau ingin mengatakan itu saja lama sekali, lalu?”

“mianhae yesung-ssi, seharusnya setelah 12 tahun tdk bertemu, aku memberikanmu hadiah”

“gwencanhaa” aku mengusap puncak kepalanya

“sebagai gantinya kau boleh meminta hadiah dariku” dia kembali sumringah “tapi jangan terlalu mahal” aku berfikir “apa yg sedang kau inginkan?”

“hmm…huaaahhhh…jika aku katakan kau tak mungkin bisa membelinya hyeri-yaa! Barang-barang yg ingin aku inginkan sangat mahal!”

“jinja?” dia cemberut “huaa, baiklaah kalau begitu apa yg sekarang ingin kau miliki?” binggo! Ini pertanyaan yg kusuka

“hmmm” aku menggaruk-garuk kepalaku yg tdk gatal berpura-pura untuk berfikir, raut wajah hyeri menujukkan cemas “yang aku inginkan dan yang ingin aku miliki adalah” aku diam sejenak membiarkan deburan ombak mengisi backsound musik malam itu *maklumLeadVocal,ngmongnya musikmulu XD* “kau!” fiiuh akhirnyaa

“mwo?” ia bingung

“aku ingin sesuatu bernama Song Hyeri!”

“….” Dia terdiam, kkekeke llucu sekali

“bisakah kau menjadi hadiah yang paling istimewa?”

“…” dia masih diam terus menatapku

“heeeyyy!!! Kau masih menyukai jongwoon kan?” ini pertanyaan konyol, dia mengangguk haha! “oke, would you be mine? Hu’ hh?” nadaku mengancam “ooh maaf salah, bukan would you be mine, tapi kau harus menjadi milikku hyeri-yaa”

“yesung-ssi” ucapnya lirih

“aish” aku mengalihkan pandanganku karena tau dia menangis “ku mohon… berhentilah menangis” aku mengusap air matanya “jebaall”

“terima kasih kau sudah ingin menjadi jongwoonku lagi”

“hahaha… aku akan terus menjadi jongwoonmuu hyeri-yaaaa” dia tersenyum

“jeongmal?” aku mengangguk “gamsahamnidaaaaaa” dia menjatuhkan badannya di tubuhku

“hiaaaaaa, kau ini…jadi ini artinya”

“saranghae jongwoon-aaaa!!”

“hya! Jongwoon hanya untuk selingan” dia melepaskan pelukannya

“oke, saranghae yesung-ssi!” kembali memelukku, dan aku balas memeluknya

“aku tak akan melepaskanmu! Dan aku tak akan menghilangkan diriku lagi, maaf karena sudah membuatmu menangis selama 12 tahun hmm?” aku merasakan kepalanya mengangguk “aku akan membuatmu bahagia”

“janji?” dia melepaskannya, aku mengangguk dan kembali memeluknya

 

Author POV

 

Di menit selanjutnya hyeri dan yesung tiduran di atas hamparan pasir, melepas sepatu mereka dan membiarkan air laut membasahi kakinya, mereka memandang bintang yg terus berkedip ke arah mereka, tangan mereka saling berpegangan erat, yesung sesekali mengecup puncak kepala hyeri…

 

——

 

Hyorim dan heechul sedang mempersiapkan anniversary mereka nanti ketika tepat pukul 12 malam di atas apartemen milik heechul yg beratapkan transparan, ribuan bintang sedang iri memandang mereka

“hya! Awas kau!!” hyorim kesal karena cream tart di peperkan(?) ke wajahnya dan ingin membalasnya

“o-waaeeee?” heechul mengindar

“kau curang chullie!”

“hyaaaa, panggil akku oppa!”

“aniyooo” hyorim ikut memeperkan creamnya

“hya! Hya! Asisten pabo! Lihat kuenya jadi rusak karna kau” heechul memukul hyorim dengan sendok

 

——

 

“cepat tidurlaaah, bidadari tanpa sayapku”

“hya! Kau ini picisan sekali sih”

“haha..mwo?”  rae menutup gerbangnya agar sungmin tidak bisa mengejarnya lalu menjulurkan lidah, sungmin mengirim rae pesan singkat ketika rae sudah masuk rumah

 

From: nae minpink

Saranghamnida~

 

Rae tersenyum dan kembali keluar rumah, lalu melihat sungmin yg masih berdiri didepan gerbangnya, mendekati gerbang dan membentuk sign love dengan menyatukan ujung jari kanan dan kirinya dan bertemu dipuncak kepala.

Sungmin hanya tertawa…

 

 

FINISH!

TAMAT!!

SELESAI!!!

THE END!!!! kkkkkk~~

 

Terima kasih atas kesabarannya…. kesabaran menunggu ff ini, dan kesabaran membaca ff ini wkwk.. enjoy another ff neeee? wkwk